Senin, 29 Agustus 2016 - 13:43:14 WIB
Diskusi Bulalan Bersama PANGDAM WIRABUANA
Diposting oleh : fathur rahman
Kategori: DPP IMMIM - Dibaca: 1101 kali

“IMMIM memiliki peranan besar dalam bela negara guna menIngkatkan ketahanan nasional melalui pembangunan keluarga Muslim yang sakinah, waddah dan rohmah; pemberian ajaran-ajaran positif dalam membangun akhlakul karimah; sinergitas dengan komponen bangsa lainnya dalam mencegah berkembangnya paham radikalisme dan terorisme; memberi contoh dalam menjaga toleransi antar umat beragama; berperan aktif dalam mencegah berkembangnya radikalisme yang mengatas namakan agama Islam melalui syiar ajaran agama Islam yang benar sesuai Al Quran dan Al Hadist; mengeksiskan kembali remaja masjid; bijak dalam penggunaan medsos, ikut mengamalkan nilai nilai luhur Pancasila dalam kehidupan sehari hari”. Hal itu disampaikan Pangdam Wirabuana dalam acara diskusi bulanan DPP IMMIM Makassar.(27/08/2016) Dihadiri sekitar 125 orang yang terdiri dari ulama, ustad maupun ustadah, maupun pengurus masjid termasuk beberapa pejabat teras dari Kodam Wirabuana sendiri, Mayjen TNI Agus SB memberikan materi tentang pengetahuan ketahanan nasional yang ditingkatkan melalui paham bela negara. Ketahanan nasional merupakan modal dasar untuk menghadapi ancaman bangsa guna mencapai tujuan nasional. Aspek ketahan nasional sendiri meliputi astagatra (geografi, kekayaan alam, demografi, ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya dan hankam). Masing masing aspek sudah menunjukkan kondisi serius yang mendapat ancaman strategi proxy war. Konflik internal agama, internal ras maupun suku dan internal golongan lainnya merupakan modus baru strategi proxy war yang bisa mengancam ketahanan nasional. Hal ini disebabkan dampak yang timbul dari perpecahan dari masing masing kelompok, golongan, agama, suku atau ras akan berdampak besar terhadap eksistensi kehidupan berbangsa dan bernegara. Saat ini, kekuatan radikalisme yang mengatasnamakan agama Islam berkolaburasi dengan paham komunis yang menjadi ancaman serius dan berbahaya bagi NKRI. Hal tersebut bisa diatasi dengan kesolidan seluruh komponen bangsa. Keselamatan bangsa dan negara Indonesia bergantung pada ketahanan nasional bangsa. Oleh karenanya ketahanan nasional harus senantiasa ditingkatkan melalui bela negara. Dalam diskusi tersebut hadir pula Ketua Umum DPP IMMIM, Prof Dr H Ahmad M Sewang, MA.; Ketua Yasdic IMMIM, Ir H. Ridwan Abdullah, M.Si; Sekretaris Umum DPP IMMIM, Dr H M Ishaq Shamad, MA (moderator). Salah satu kesimpulan dari diskusi tersebut para ulama menyatakan siap membela negara NKRI dengan cara meningkatkan ketaqwaan darma bhakti segenap warga muslim. Kegiatan tersebut berlangsung dengan suasana yang antusias, hal tersebut dibuktikan dengan banyaknya peserta yang mengajukan pertanyaan para undangan kepada para pemateri khususnya Pangdam Wirabuana. Para ulama menyatakan siap untuk bela negara dihadapan Panglima, memahami ketahanan nasional guna menyatukan berbagai perbedaan khususnya dalam pemahaman ajaran agama. Serta bermohon kepada Pangdam Wirabuana untuk memasukkan materi bela negara dalam materi ajaran pesantren yang dikelola oleh IMMIM.

0 Komentar :



Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)